Gluhini - Photo Art

Road Trip Tomorrow (new photos to come)

Photo Artadmin31 July 2009

Looks like I’ll be visintg Elora Ontario tomorrow for a day trip. Camera’s coming as usual. Hopefully I’ll catch some nice photos to post. I hear it’s beautiful. The Mayor was going to give me the key to the city, but he’s misplaced it and apparently now they just leave the door unlocked. If you want to learn more about Elora, click here! Elora is sort of a bit north and a little west of Toronto. I’m not sure how far north or west, but I’m sure I’ll find it. Here’s a map to give you (and me) an idea.

Elora ON

No Comments »

Parking lot for boats, under big sky

Photo Artadmin31 July 2009

LeslieStSpit-379-EDIT2

This is the photo I took just a moment before GOD reached through that little blue opening in the clouds and snapped the CN tower off at the base to use for a toothpick. No really, seriously! (I see you rolling your eyes)   :)

No Comments »

The Rorschach Test: It Doesn’t Work? I Could Have Told You That!

Photo Artadmin31 July 2009
Now look. We’ve got to get those shrinks on a leash and cut their rations. We’ve heard o

No Comments »

The beach… construction boots optional

Photo Artadmin31 July 2009

Col.Danforth.Trail-093-EDIT

Now… to distract you from how boring that last photo was, here’s a photo of some ROCK! Guess how many rocks in the photo and you win… well, nothing… except maybe the knowledge you’ve got too much time on your hands. Our beaches here in Toronto aren’t all like this, I should point out. Many are nice and sandy. There’s often water involved too.

No Comments »

Hello, hello… the lines must be down

Photo Artadmin31 July 2009

Col.Danforth.Trail-099-EDIT

If you ever wondered how wireless works here in Canada, here’s the latest wireless tower. The range really depends a lot on how LOUD you can YELL. If you want to block someon’s number, simply close your windows. I like it.

No Comments »

Pemotretan Tanpa Lampu Buatan

Photo Artadmin31 July 2009

“Foto saja…asal menurut Anda adegan itu menarik!”, Resep ini saya pikir cukup cespleng bagi fotografer photo outdoor yang sedang bingung, seperti menengadah ke atas papan petunjuk jalan 8 penjuru, ya di sana tertera aneka aliran dalam bidang fotografi wedding photo.

Mari kita amati sebentar aliran tersebut. Kalau diibaratkan sebuah pohon, sebenarnya ia terdiri atas 2 buah batang, yaitu
photo artistic di dalam ruang (indoor photography) dan photo di ruang terbuka atau photo outdoor. Perbedaannya nyaris berdasarkan lokasi photo wedding bukan? Memotret artistic photo dalam ruangan berarti kita tidak hanya mengandalkan sebuah kamera saja, ia perlu sumber sinar buatan seperti blitz (flash) atau lampu studio.

Lantas bagaimana apabila kita memotret
wedding photo di dalam ruang tapi tanpa lampu buatan? Ya berarti Anda pasti memanfaat sinar dari jendela atau pintu yang terbuka. Penyinaran jenis begini hasilnya bisa sangat dramatis, tapi karena sinarnya minim kita perlu men-set ASA/IS0 (Kepekaan Film) ke angka yang tinggi, 800 ASA atau lebih. Bantuan lain ialah mempergunakan monopod atau tripod.

Sekarang beralih ke pemotretan wedding photo outdoor di ruang terbuka. Baikah memotret artistic photo outdoor di alam terbuka pakai lampu studio, misalnya? Tentu saja tidak dilarang, banyak pemoteratan fashion dibantu lampu studio, gunanya memperjelas fokus ke arah wajah atau pakaian sang model.

Dari ke dua tipe suasana pemotretan
photo wedding di atas, maka muncunlah berbagai cabang serta ranting aliran fotografi photo artistic yang demikian banyak… sebut saja dari yang setiap hari paling banyak kita konsumsi: foto jurnalis, landscape, pictorial, desain, fashion (iklan), arsitektur, flora fauna, nature, surealis, kontemporer (di Asia lihat fotografer-fotografer artistic photo asal negeri China yang karyanya sudah masuk musium internasional), portrait dan seterusnya. Daftar ini kalau diperpanjang bias-bisa membuat kita pusing tujuh keliling dan batal berburu wedding photo outdoor, pasal tak bisa menentukan di aliran photografi artistic photo outdoor mana kita mesti berpijak?

Tak usah khawatir friends! Langkah awalnya tetap: potretlah yang Anda anggap menarik! Dan yang menarik perhatian kita biasanya sesuatu yang ‘aneh’, lain daripada yang umum. Baik itu berupa obyek-obyek hidup, bangunan, peristiwa-peristiwa di sekitar tempat tinggal atau komunitas terdekat. Apalagi ketika berkesempatan berpetualang dengan kamera ke kota atau malah negeri lain! (Joseph AB)

http://life-photoz.blogspot.com/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

No Comments »

Church

Photo Artadmin30 July 2009

BloorStWest-041-EDIT

Churches are such easy targets for photographers. This one’s located at Avenue Rd & Bloor St.

No Comments »

Perkembangan Dunia Foto

Photo Artadmin30 July 2009

Berkembang seiring dengan dunia mode, menciptakan secara pasti sebuah aliran yang sangat berkembang secepat perkembangan dunia mode itu sendiri, dan seiring mereka memberikan nuansa yang tak lagi menjadi apa yang awalnya diciptakan, tidak lagi sebagai medium acuan atau sebagai foto produk, ia berevolusi menjadi sebuah bentuk hasil olah rasa yang tinggi. Foto fashion oleh art photographer tidak lagi berbentuk foto produk tapi berkembang menjadi aliran yang mengutamakan artistik tinggi yang mewakili rancangan itu sendiri dengan tingkat persaingan dalam menjual ide, konsep dan tidak hanya dari sisi rancangan mode, tapi juga tehnik fotografi, tata make-up dan rambut, tata gaya, tata ruang dan lain sebagainya yg menghasilkan sebuah karya seni. Banyak fashion art photographer yang dalam bekerja tidak hanya mengandalkan crew (asistennya) saja tapi mereka sangat membutuhkan dan saya rasa kedudukan mereka sama dengan si fashion photographer, tak lain adalah sang fashion stylist, yg sangat bertanggung jawab akan keserasian mode dalam art studio yg dikenakan dengan konsep, ide dan mood yang akan dibangun oleh sang photographer studio, atau yang diinginkan oleh client mereka. Satu orang lagi yang tak kalah pentinggya adalah si Make-up artist, dia juga sangat berpengaruh dalam menyulap seorang model yg tampak biasa menjadi seorang diva.

Banyak kita lihat karya-karya maestro fashion yang sangat elegan dan cantik dipamerkan diruang publik seperti bilboard, poster dan juga majalah-majalah mode. Jika kita ikuti perkembangannya dari tiap era maka apa yang dihasilkan oleh seniman
photographer atas sebuah rancangan mode tersebut selalu mewakili era tersebut, seperti era 40-an diman wanita masih sangat feminim dan tegar, kuat, namun sederhana, maka ide dan konsep foto studionya tidak akan jauh dari foto2 dari art photographer yang menggambarkan sebuah garis rancangan mode yang sangat elegan dan glamour. Masuk dalam era psychedelic (70-an) atau yang kita kenal dengan generasi bunga, dimana semua gerakan ditujukan atas penentangan atas perang, maka mode dan konsep foto dari fashion art photographernya pun banyak yang tidak jauh dari gambaran mimpi, keindahan surga yang dicapai dari segala bentuk obat-obatan yang menjadi prima dona pada era itu.

Di mana batas antara sebuah foto porno, art nude dan foto sopan sudah tidak ada batas, maka makin meraja lela ide dan konsep yang disodorkan ke halayak penikmat mode, seperti kita liat foto-foto promo produk Guess dari
fashion photographer, yang sangat jelas membaurkan batasan-batasan antara sensualitas dan keindahan (bisa tubuh, bisa produknya bisa yang …..). Atau rankaian foto promo produk Dior dari art studio, dengan model yang berkeringat disekucur tubuhnya dan menari bak cewek yang sedang menikmati sensualitasnya, atau Burberry, sebuah produk baju yang dgambarkan dengan seorang wanita berpenampilan dengan kelas yang sanagt jelas yautu golongan A dengan baju seperti era 40-an namun sedikit nakal, digambarkan dengan cara duduk si model yang seperti laki-laki sehingga tersingkap belahan bagian tengah rok tersebut hingga tersingkap -maaf- celana dalamnya, namun dengan eksekusi hitam putih dan set ruang dan tata gaya yang sangt menunjang foto dari photographer studio ini tidak tampak foto murahan dari photographer studio dan yg bisa mengundang kaum feminis mengamuk…tidak sama sekali.

Makanya jangan heran jika kita melihat hasil jepretan mereka dimajalah fashion seperti Vouge, iD, W, V, Bazzar, Surface, dll, sangat seksi, sangat sexual tapi indah, cantik dan mempesona, namun bukan karya porno…..selamat datang di dunia mode, semoga anda bisa menikmatinya.

http://www.fotografer.net/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

No Comments »

It’s Smooth Sailing for You and Your Camera: Make Your Own Steadicam!

Photo tipsadmin30 July 2009
steadicam

hoodieandscoopad
~
Have a cool photo product or site?
Reach 270,000 photo fans

Operators, babies’ bottoms and sometimes peanut butter…

All famously smooth! And now your dramatic sweeping pans can be smooth too.

Your digital camera can record video, and you’ve probably already taken a crack at making your own cinematographic masterpiece.

The trick to filming like a pro -> Keeping that camera steady!

Luckily you don’t need a roll of Clevelands to buy a commercial steadicam, you can make one using supplies from the hardware store!

With a homemade gimbal and camera mount, you’ll soon be shooting video so smooth, it’s almost criminal.

How to Make a Homemade Camera Stabilizer


© laurel for Photojojo, 2009. | Permalink | No comment | Add to del.icio.us
Post tags:

No Comments »

A Day At The Beach!

Photo Artadmin29 July 2009

I had what to me seemed the longest dry spell anyone could’ve had in photography. It’s been a few months I believe. Anyways, now I’m back. Recently I paid a visit to the beach, and surprisingly there wasn’t much to shoot there. I did however manage to get a shot of the pool tables in my friend’s apartment building’s recreation room — that’s where hung out before going to the beach. Here’s how it came out:

Play House

Hamza

At the beach however, I did manage to get this picture of my cousin who is visiting from New Jersey!

No Comments »

« Previous Entries